Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tak Jujur soal Penembakan Brigadir J, Richard dan Ricky Minta Maaf ke Penyidik

Rizky Syahrial , Jurnalis-Selasa, 22 November 2022 |01:15 WIB
Tak Jujur soal Penembakan Brigadir J, Richard dan Ricky Minta Maaf ke Penyidik
Bharada E (Foto : Antara)
A
A
A

JAKARTA - Terdakwa Richard Eliezer dan Ricky Rizal meminta maaf kepada para saksi terutama Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan, karena tidak jujur sejak awal. Hal itu mereka sampaikan saat tanggapan keterangan para saksi pada sidang kasus penembakan Brigadir Yosua atau Brigadir J di PN Jakarta Selatan, Senin (21/11/2022).

Dalam hal ini, Richard Eliezer mengakui saat itu dirinya beserta Ricky Rizal masih mengikuti skenario dari Ferdy Sambo.

"Saya izin meminta maaf sama komandan senior saya, karena tidak jujur dari awal, karena saya hanya mengikuti skenario dari Pak Sambo," ujarnya kepada Majelis Hakim di Ruang Sidang PN Jakarta Selatan.

Ricky Rizal juga berkata hal yang sama seperti Richard. Ia pun turut meminta maaf kepada penyidik Polres Jakarta Selatan atas keterangan yang tidak sesuai pada saat pemeriksaan.

"Kami meminta maaf kepada rekan-rekan pemeriksa dari penyidik Polres Jaksel atas keterangan yang kami berikan, tidak sesuai atau apa adanya saat pemeriksaan di Paminal maupun di Bareskrim," jelas dia.

Sebelumnya, Eks Kasubnit 1 Unit 1 Krimum Polres Metro Jakarta Selatan, Arsyad Daiva Gunawan menjadi salah satu saksi dalam sidang lanjutan kasus Brigadir Yosua atau Brigadir J, dengan terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.

Saat itu, Majelis Hakim bertanya kepada Arsyad apa kesalahannya, serta mengapa dirinya bisa dimutasi menjadi Yanma Polri.

Arsyad pun mengatakan alasan kenapa dirinya dimutasi ke Yanma Polri. Hal itu dikarenakan telah melakukan tindakan tidak profesional dalam menangani sebuah kasus serta barang bukti.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement