Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Argentina dan Jerman Kalah dari Arab Saudi & Jepang, Ini Analisa Wapres

Fani Ferdiansyah , Jurnalis-Kamis, 24 November 2022 |19:50 WIB
Argentina dan Jerman Kalah dari Arab Saudi & Jepang, Ini Analisa Wapres
Wapres Maruf Amin di Garut (Foto : MPI)
A
A
A

GARUT - Kekalahan dua tim elit dalam laga perdana Piala Dunia 2022 di Qatar menarik untuk dibahas. Kalahnya La Albiceleste -julukan Timnas Argentina- di laga pembuka Grup C Piala Dunia 2022 pada 22 November 2022 lalu oleh Arab Saudi dengan skor 1-2 mengejutkan sejumlah pihak.

Teranyar, Der Panzer -julukan Timnas Jerman- juga boncos saat melawan Jepang di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar, pada 23 November 2022 yang juga berskor 1-2. Semua fans sepakbola tentu sependapat jika dua negara yang dipermalukan pada laga awal itu bukanlah tim yang baru, melainkan tim elit yang pernah berjaya di Piala Dunia dan lebih populer.

Wakil Presiden K.H Ma'ruf Amin bahkan menyebut dua kekalahan itu sebagai fenomena baru. Ia menyampaikan analisanya, bahwa ada dua kemungkinan yang menjadi penyebab dari hasil dua pertandingan itu.

"Ada dua kemungkinan, kemungkinan pertama klub (tim) Asia prestasinya naik, atau kemungkinan kedua klub yang tadinya juara, elit, mengalami penurunan. Kita membuat analisa, apakah tim Asia ini prestasinya naik, menyamai bahkan mengalahkan, atau memang klub-klub elit mengalami degradasi," ujar Wapres Ma'ruf Amin saat melakukan kunjungan kerja ke Kampung Sanggar, Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).

Jika kekalahan negara-negara elit terus terulang di sejumlah laga Piala Dunia 2022, Wapres Ma'ruf Amin menilai hal tersebut sebagai suatu kebangkitan bagi Asia. Ia juga menyebut kekalahan Argentina dan Jerman sebagai fenomena baru.

"Kita lihat nanti Afrika, artinya kalau itu terjadi, konstelasi persepakbolaan itu akan berubah. Tidak hanya didominasi oleh eropa maupun Amerika Latin, tp juga Asia mengambil peran penting. Nanti kita ikuti," ucapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement