Share

Warga Pengadang Mobil Logistik Gempa Cianjur Minta Maaf: Jangan Contoh Perilaku Kami

Bachtiar Rojab, MNC Media · Kamis 24 November 2022 01:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 525 2713639 warga-pengadang-mobil-logistik-gempa-cianjur-minta-maaf-jangan-contoh-perilaku-kami-Z4sXFCvytU.jpg Warga yang cegat mobil logistik korban gempa Cianjur minta maaf (Foto: Tangkapan layar/Bachtiar Rojab)

JAKARTA - Pelaku yang mencegat mobil bantuan logistik korban gempa Cianjur, Jawa Barat akhirnya minta maaf. Hal itu dilakukan usai petugas kepolisian datang dan mengamankan mereka.

Dalam keterangan video yang diterima MNC Portal. Nampak, tiga pelaku bernama Fery Permana, Rosadi, dan Junaedi. Mereka meminta maaf diwakilkan salah seorang pelaku.

“Sehubungan dengan viralnya perbuatan yang kami lakukan yaitu mengadang relawan bantuan sosial. Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada semua masyarakat Cianjur yang resah atas perbuatan kami tersebut,” ujar Fery Permana dalam keterangan, Rabu (23/11/2022).

BACA JUGA:Soroti Ambulans Berbayar, Ridwan Kamil: Biaya Medis Korban Gempa Cianjur Ditanggung Pemerintah! 

Fery mengaku menyesal dengan apa yang telah diperbuat dan sebagai warga Cianjur, ia kembali menyampaikan permintaan maaf. Kemudian, meminta warga Cianjur tidak mengikuti perbuatan yang mereka lakukan.

“Kami mohon kepada masyarakat Cianjur yang terdampak bencana gempa agar tidak mengikuti dan mencontoh perilaku kami,” katanya.

“Apabila masyarakat Cianjur yang terdampak gempa membutuhkan pasokan logistik agar menghubungi posko BNPB,” sambungnya.

BACA JUGA:Warga yang Cegat Mobil Logistik Korban Gempa Cianjur Dibebaskan! 

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Diketahui, usai viralnya video yang memperlihatkan warga korban gempa Kabupaten Cianjur mengadang mobil karena tak diberi bantuan. Pihak kepolisian Cianjur langsung mengambil langkah cepat.

Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan mengatakan, pihaknya langsung meluncur ke lokasi guna meminta keterangan. Termasuk, memberi arahan agar masyarakat tidak meminta-minta kepada pengendara.

"Sedang dimintai keterangan, dan juga kita lakukan upaya tidak ada lagi masyarakat yang mengantar distribusi logistik secara sendiri-sendiri," ujar Doni saat dikonfirmasi, Rabu 23 November 2022.

Seusai dimintai keterangan dan meminta maaf atas kekeliruannya, pelaku dibebaskan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini