"Kemudian saya taruh di dalam mobil yang mulia, sembari saya kembali ke kantor. Hanya saja kan tidak berani melaksanakan (membongkar isi DVR), belum berani melaksanakan karena saya tidak mengerti," tuturnya.
Chuck lalu menyerahkan DVR CCTV tersebut ke Baiquni. Chuck juga bercerita pada 8 Juli setelah kematian Brigadir J, dia sempat disemprot Ferdy Sambo. Saat itu dia disuruh mengecek ke rumah dinas Duren Tiga oleh Ferdy Sambo. Waktu itu dia tengah melihat CCTV yang ada di rumah dinas tersebut, tepat di ruang makan.
"Saya melihat arah CCTV yang mengarah ke bawah, di ruang makan. Saya bilang ini bagus untuk membuktikan peristiwa itu. Kemudian saya disampaikan oleh Pak Ferdy Sambo bahwa itu sudah rusak, enggak usah ditanya lagi. Akhirnya saya karena beliau dengan nada yang tinggi, saya langsung keluar," katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.