Share

Para Korban Gempa Cianjur Pilih Eksodus ke Kabupaten Bogor

Wildan Hidayat, iNews · Selasa 29 November 2022 11:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 525 2716868 para-korban-gempa-cianjur-pilih-eksodus-ke-kabupaten-bogor-EwyssM8mon.jpg Korban gempa Cianjur eksodus ke Kabupaten Bogor (Foto: Wildan Hidayat)

BOGOR - Ratusan warga yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Bandung terpaksa mengungsi atau eksodus ke wilayah Kabupaten Bogor tepatnya di Kecamatan Cisarua. Mereka memilih mengungsi dengan tinggal di rumah kerabatnya.

Warga yang mengungsi karena tempat tinggalnya mengalami kerusakan berat. Sementara lokasi pengungsian seperti tenda-tenda darurat kondisinya tidak layak.

BACA JUGA:Sembilan Hari Pascagempa Cianjur, Sembilan Orang Belum Ditemukan 

Korban gempa bumi Cianjur berharap pemerintah segera memulihkan bangunan dan membuat hunian sementara yang layak ditempati. Sebab, sepekan berlalu pascagempa, ratusan warga Cugenang, Kabupaten Cianjur kehilangan tempat tinggal.

Kabupaten Bogor yang menjadi daerah eksodus warga di antarannya, di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Para pengungsi mayoritas lansia dan anak-anak memilih eksodus di tempat sanak saudaranya.

 

Beberapa pengungsi mengalami luka ringan dan trauma akibat kejadian gempa bumi yang terjadi Senin 21 November 2022 lalu. Bahkan, satu korban gempa meninggal dunia di kediaman keluarganya yang berada di Desa Tugu Selatan, Cisarua.

Salah satu pengungsi, Ade Mulyana mengatakan, dua hari pasca kejadian dirinya dan keluarganya dijemput adiknya yang tinggal di Cisarua. Sementara salah seorang cucunya meninggal dunia pada saat kejadian dan dua keluarga lainnya mengalami luka-luka.

 BACA JUGA:4 Fakta Pencabutan Label Gereja di Tenda Korban Gempa Cianjur, Begini Respons Ridwan Kamil

Follow Berita Okezone di Google News

Camat Cisarua Ivan Pramudya mengatakan, ada sekitar 172 jiwa korban gempa Cianjur yang eksodus atau mengungsi ke wilayahnya. Adapun lokasi pengungsian tersebar di empat desa yaitu Desa Tugu Selatan sebanyak 95 orang, Desa Citeko ada 10 orang, Desa Jogjogan sekitar 31 orang dan Desa Batu Layang ada 36 orang.

Rata-rata pengungsi memiliki hubungan keluarga dengan warga Cisarua ini. 

Para pengungsi memilih eksodus ke rumah kerabatnya lantaran lokasi tenda pengungsian sudah tidak layak. Selain terpaan angin, kala mandi dan cuci pakaian mereka kesulitan.

Warga berharap agar pemerintah segera membuat rumah atau hunian sementara yang layak sehingga mereka bisa terhindar dari penyakit.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini