Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengejutkan! Rusia Bakar Gas Alam Senilai Rp147 Miliar Setiap Hari

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Rabu, 30 November 2022 |06:04 WIB
Mengejutkan! Rusia Bakar Gas Alam Senilai Rp147 Miliar Setiap Hari
Asap dan cahaya oranye dari suar gas di Partovaya. (Foto: Elmeri Rasi)
A
A
A

Harga untuk sumber gas alternatif naik sebagai hasilnya, dan beberapa negara Uni Eropa - seperti Jerman dan Spanyol - sekarang mulai menerapkan langkah-langkah penghematan energi.

Dampak lingkungan dari pembakaran itu membuat para ilmuwan khawatir.

Menurut para peneliti, pembakaran jauh lebih baik daripada sekadar melepaskan metana yang merupakan bahan utama dalam gas bumi, dan merupakan agen pemanasan iklim yang sangat kuat.

Rusia punya riwayat membakar gas - menurut Bank Dunia, Rusia adalah negara nomor satu dalam hal volume pembakaran.

Namun selain melepaskan sekitar 9.000 ton ekuivalen CO2 setiap hari, pembakaran tersebut menyebabkan masalah signifikan lainnya. 

Karbon hitam adalah nama yang diberikan kepada partikel jelaga yang dihasilkan melalui proses pembakaran yang tidak lengkap terhadap bahan bakar seperti gas alam.

"Yang menjadi perhatian khusus dengan pembakaran di garis lintang Arktik adalah pengangkutan karbon hitam yang dipancarkan ke utara tempat bahan itu mengendap di salju dan es dan secara signifikan mempercepat pelelehan," kata Prof Matthew Johnson, dari Carleton University di Kanada.  

"Beberapa perkiraan yang sudah banyak dikutip para ilmuwan menempatkan flaring sebagai sumber dominan pengendapan karbon hitam di Arktik dan setiap peningkatan pembakaran di wilayah ini khususnya sangat tidak dinantikan."

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement