Share

China Kirim 3 Kru ke Stasiun Luar Angkasa Baru Tiangong

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 30 November 2022 09:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 30 18 2717582 china-kirim-3-kru-ke-stasiun-luar-angkasa-baru-tiangong-novW7l6xuS.jpg Ketiga astronot akan tinggal di Tiangong selama enam bulan, menggantikan kru sebelumnya. (Foto: Reuters)

BEIJING - Tiga astronot China telah lepas landas ke stasiun luar angkasa Tiangong untuk melakukan serah terima kru pertama di orbit. Tiangong akan menjadi pos antariksa kedua yang dihuni secara permanen, setelah Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) yang dipimpin NASA, di mana China dikecualikan pada 2011. 

Kru baru akan tinggal di stasiun tersebut selama enam bulan, menggantikan tiga rekannya yang tiba pada Juni, demikian diwartakan BBC

BACA JUGA: Roket China Jatuh ke Bumi, Satu Negara Hentikan Lalu Lintas Udara

Akan ada periode serah terima selama seminggu, sebagian untuk menguji kemampuan stasiun untuk menampung enam astronot.

Awak baru lepas landas pada Selasa, (29/11/2022) dengan pesawat luar angkasa Shenzhou-15 atau "Divine Vessel" dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di Gurun Gobi di China barat laut.

Ini adalah yang terakhir dari 11 misi yang diperlukan untuk merakit stasiun yang diperkirakan akan beroperasi selama sekira satu dekade dan menjalankan eksperimen dalam gravitasi mendekati nol.

BACA JUGA: Waduh! Miliki Berat 8,5 Ton, Stasiun Luar Angkasa Tiangong-1 Terjun ke Bumi

Awak yang pulang diharapkan untuk kembali ke Bumi awal bulan depan.

Juru bicara China Manned Space Administration mengatakan kru baru akan fokus memasang peralatan dan fasilitas di sekitar stasiun luar angkasa. Konstruksi diharapkan akan selesai pada akhir tahun.

Program luar angkasa China sebelumnya telah mendaratkan robot penjelajah di Mars dan Bulan, dan itu adalah negara ketiga yang menempatkan manusia di orbit.

Follow Berita Okezone di Google News

Dr Christian Feichtinger, direktur eksekutif Federasi Astronautika Internasional, mengatakan kepada saluran televisi negara China, CCTV, dia berpikir "dunia benar-benar menyaksikan" kemampuan luar angkasa China yang berkembang.

Misi tersebut telah menawarkan warga China kesempatan untuk merayakan, karena negara tersebut menghadapi penguncian dan protes Covid yang sedang berlangsung.

Tim Shenzhou-15 dipimpin oleh Fei Junlong yang berusia 57 tahun yang sebelumnya memimpin misi Shenzhou-6 pada 2005. Ini adalah pertama kalinya dia berada di luar angkasa sejak saat itu.

Selama dekade berikutnya operasi Tiangong, China diperkirakan akan meluncurkan dua misi berawak ke stasiun tersebut setiap tahun.

China telah membuka proses seleksi astronot untuk misi masa depan bagi pelamar dari "wilayah administrasi khusus" Makau dan Hong Kong, yang sebelumnya telah dikecualikan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini