Share

Lastrika Rasakan Besarnya Manfaat Program JKN

Karina Asta Widara , Okezone · Kamis 01 Desember 2022 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 1 2718695 lastrika-rasakan-besarnya-manfaat-program-jkn-Cizj7zAx52.jpeg Foto: Dok BPJS Kesehatan

Yogyakarta – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan, kini menjadi program yang tidak bisa lepas dari keseharian masyarakat. Manfaatnya yang besar sudah dirasakan oleh banyak kalangan.

Melalui Program JKN, peserta tidak perlu khawatir akan risiko finansial ketika sakit. Dengan membayar iuran rutin setiap bulan, manfaat rawat inap hingga rawat jalan dapat dijamin sesuai ketentuan yang berlaku.

Hal inilah yang juga dirasakan Lastrika Debora (29), seorang peserta JKN dari Yogyakarta. Saat sakit, Program JKN menjadi andalannya untuk membiayai pelayanan kesehatan. Sudah beberapa kali ia memanfaatkan kepesertaannya untuk berobat dan terbukti ia tak perlu mengeluarkan biaya.

“Saya terdaftar sebagai peserta mandiri sejak tahun 2014, pada saat awal BPJS Kesehatan. Saya dua kali memanfaatkan, yang pertama pada pertengahan tahun 2017. Saat itu saya merasa tidak enak badan dan gejala yang saya rasakan mengarah pada Demam Berdarah Dengue (DBD). Benar saja, saat saya pemeriksaan darah, memang benar positif DBD. Akhirnya saya dirawat selama enam hari dan tidak ada biaya sama sekali yang saya keluarkan,” ujar Lastrika, Rabu (21/09).

Ia melanjutkan, pada tahun 2021 ia juga harus menjalani pemeriksaan pada bagian paru-paru. Saat itu ia mengaku ada keluhan batuk yang berkepanjangan selama berbulan-bulan namun tak kunjung sembuh.

Ia lebih dulu diperiksa di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan sempat diberikan obat untuk melihat reaksi dari batuk yang dialaminya. Lantaran upaya pengobatan tersebut tidak berdampak, ia kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Di rumah sakit saya menjalani pemeriksaan melalui rontgen thorax. Hasilnya tidak ada masalah di paru-paru. Waktu itu saya disarankan mengonsumsi obat-obatan dan sekarang sudah sembuh,” katanya.

Dari kedua pengalamannya tersebut, Lastrika semakin menyadari bahwa ia membutuhkan Program JKN. Ia merasa aman jika sewaktu-waktu sakit dan membutuhkan layanan di klinik, Puskesmas maupun rumah sakit. Ia kini tak perlu ragu berobat dan tak perlu khawatir akan biaya pengobatan.

Untuk urusan pelayanan, ia mengaku tidak pernah mengalami kendala sama sekali. Selama dirawat di rumah sakit ia juga mengaku mendapat pelayanan yang sama seperti pasien lainnya.

“Semua pelayanannya sama, baik pasien umum, pasien asuransi maupun saya pasien dengan jaminan BPJS Kesehatan. Pelayanan dari rumah sakit pun baik dan nyaman,” ujar Lastrika.

Mengenai iuran, Lastrika menyebut bahwa ia rutin membayar iuran setiap bulannya. Menurutnya, iuran peserta JKN segmen mandiri juga cukup terjangkau. Ia hanya perlu membayar Rp35.000,- per bulan. Jumlah ini disebutnya cukup ramah di kantong bahkan terbilang murah bagi pekerja dengan pendapatan yang tidak pasti seperti dirinya. Apalagi dibandingkan dengan manfaat penjaminannya yang besar.

“Kalau untuk iuran jujur bisa dibilang murah sekali. Kalau per bulan dibayar rutin jadi tidak terasa sementara kalau kita sakit tanpa terdaftar Program JKN tentu butuh biaya yang besar,” ucapnya.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

(Wid)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini