Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketika Lapis Legit Tarik Perhatian Media Lokal AS, dari Resep Warisan Nenek hingga Jadi Incaran Warga Belanda di AS

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 02 Desember 2022 |18:44 WIB
Ketika Lapis Legit Tarik Perhatian Media Lokal AS, dari Resep Warisan Nenek hingga Jadi Incaran Warga Belanda di AS
Lapis legit menarik perhatian media lokal di AS (Foto: Ollyvia Putri)
A
A
A

Besar di Singapura, Ollyvia dan kakaknya kerap diasuh oleh sang nenek, yang gemar membuat kue lapis. Saat nenek memasuki usia lanjut, Ollyvia pun lantas mulai belajar membuat kue lapis legit sendiri.

“Menurutku sayang sekali kalau warisan nenekku tidak dilanjutkan di (Amerika). Di (Amerika) enggak banyak yang bikin kue-kue yang (khas Indonesia),” ujar lulusan The French Pastry School, di Chicago, Illinois ini.

Spesialisasi ‘Lapis 312’ adalah lapis legit dengan beragam rasa dan isian seperti spekoek, prune, nutella, keju, dan tentunya rasa orisinil.

“Aku benar-benar fokus pada bahan-bahan premium. Jadi, karena lapis legit itu pakai banyak banget mentega, jadi kita harus pakai 100 persen (mentega) Wijsman butter. Enggak bisa diganti sama sekali. Menurut saya itu rahasia satu-satunya,” ujarnya.

Satu loyang lapis legit buatan Ollyvia yang berukuran 20x20cm dijual dengan harga USD88 atau sekitar 1,4 juta rupiah.

“Aku kirim kue-kue ke seluruh 50 negara bagian di Amerika Serikat,” kata Ollyvia yang juga pernah mengirim lapis legitnya hingga ke Kanada dan Jepang.

Selain lapis legit, Ollyvia juga menjual lapis Surabaya, juga aneka kue kering, seperti nastar, kastengel, sagu keju, dan kue kacang almond. Ia juga menjual selai Srikaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement