Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) M. Zaini Hanafi mengungkapkan, KKP sedang mengupayakan pengadaan mesin pendingin untuk dapat menunjang ekspor hasil ikan dari nelayan di Biak Numfor.
“Sedang kami persiapkan perusahaan yang saat ini sedang membangun cold storage yang lebih besar. Insyaallah, tahun depan bisa beroperasi lebih baik lagi sehingga semua bisa [dibuat tuna] loin di Biak langsung ke Amerika,” jelas Hanif.
Dalam kesempatan ini, Wapres juga menyaksikan pelepasan ekspor ikan tuna yang akan diekspor ke Jepang. Ikan tuna yang akan diekspor tersebut berjumlah 225 ekor dengan rincian 30 persen ikan tuna mata besar dan 70 persen tuna sirip kuning.
Berdasarkan jumlah tersebut, hanya sebesar 30% atau 1,4 ton yang diekspor. Hal tersebut disebabkan distribusi ikan segar yang membutuhkan penanganan khusus, sehingga ikan segar akan diekspor ke Jepang dan ikan dalam bentuk beku akan diekspor ke Amerika.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.