Namun intinya, Gayatri ingin meninggal dengan tenang, menyaksikan tercapainya cita-cita bangsa yang selalu diimpikan sang suami, putrinya, dan dirinya sendiri, menyaksikan cerahnya masa depan negeri yang bersatu. Ia berdoa semoga Budha membimbing sang cucu dalam mengambil keputusan yang bijak dan arif sebagai seorang raja.
la juga berdoa bagi jiwa Gajah Mada yang bergejolak agar segera diberi kelegaan, kendati Gajah Mada acap kali membuatnya gusar. la yakin bahwa, meskipun Gajah Mada adalah seorang pemimpin yang percaya diri dan sukses, batinnya menderita kesepian dan kehampaan. Bahkan Gayatri yakin Gajah Mada akan tambah kesepian sepeninggal dirinya.
Setelah berdoa, Gayatri menutup mata dengan tenang. Ia meninggal pada 1350, ketika Tribhuwana turun dari singgasana demi sang putra mahkota yang sedang baik daun. Tepat seperti yang telah direncanakan Gayatri.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.