Di tengah kegelisahan itu, tepat pukul 21.00 Gus Dur pun muncul.
"Maaf, saya harus menerima pengarahan dulu dari Jenderal bintang tiga," katanya.
Ia pun langsung diminta bicara. Di depan peserta sarasehan itu dia kembali cerita soal keterlambatannya yang katanya karena dipanggil Jenderal bintang tiga itu.
"Baru bintang tiga saja sudah bisa nyetop orang, bagaimana kalau bintang sembilan," ucapnya.
Seperti diketahui, bintang sembilan adalah lambangnya NU, yang selalu terpampang di papan nama kantor NU di semua tingkat.
Karena itu, Gus Dur juga mengaku bangga bahwa warga NU lebih nyaman kalau bepergian. Menurut Gus Dur, para pengusaha besar dan pejabat tinggi jika bepergian paling-paling menginap di hotel bintang empat atau bintang lima.
"Orang NU, kalau keluar kota nginepnya di hotel bintang Sembilan alias di kantor pengurus NU!,” ujarnya membuat orang tertawa.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.