Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sedang Tidur Pulas, Balita di Lampung Terkena Peluru Nyasar hingga Pendarahan

Andres Afandi , Jurnalis-Senin, 05 Desember 2022 |10:47 WIB
Sedang Tidur Pulas, Balita di Lampung Terkena Peluru Nyasar hingga Pendarahan
Seorang balita terkena peluru nyasar. (Foto: Andres Afandi)
A
A
A

LAMPUNG - Seorang balita berusia 1 tahun 9 bulan berinisial IB terkena peluru nyasar saat sedang tertidur pulas bersama kedua orang tuanya, Minggu 4 November 2022 dini hari pukul 02.00 WIB. Peluru menembus atap asbes dan plafon rumah korban di Kuripan, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung. Peluru mengenai kaki kanan korban hingga mengalami pendarahan.

IB langsung dilarikan ke rumah sakit setelah orang tuanya menyadari anaknya menangis karena terluka di bagian kaki kanan dan mengeluarkan banyak darah.

Saat ini, proyektil peluru sudah dikeluarkan dari kaki korban setelah sempat bersarang selama 12 jam. Kini korban dirawat di Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Bandar Lampung.

Rahman orang tua korban mengatakan, peristiwa terjadi saat dia, istri dan anaknya sedang tertidur lelap di dalam kamar rumahnya.

 Baca juga: Olah TKP Peluru Nyasar ke Rumah Mewah di Cilandak, Polisi: Kita Perlu ke Puslabfor

Anaknya tiba-tiba terbangun dan menangis setelah terkena peluru pada pergelangan kaki kanannya dan mengeluarkan banyak darah. “Kami langsung panik dan membawa ke rumah sakit,” ucapnya, Senin (5/11/2022).

Rahman baru menyadari anaknya menjadi korban peluru nyasar setelah melihat hasil rontgen rumah sakit. Terlihat adanya proyektil peluru bersarang di pergelangan kaki kanan anaknya. Rahman pun kemudian melaporkan peristiwa ini ke Mapolresta Bandar Lampung.

Aparat kepolisian dari Sat Reskrim Polresta Bandar Lampung langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi kejadian ditemukan lubang bekas peluru yang menembus atap asbes serta plafon kamar tempat korban tertidur.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement