Share

Mengenal Kisah Samurai Perempuan Jepang yang Gagah Perkasa Bernama Onna-Bugeisha

Cita Zenitha, MNC Portal · Selasa 06 Desember 2022 12:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 18 2721516 mengenal-kisah-samurai-perempuan-jepang-yang-gagah-perkasa-bernama-onna-bugeisha-6amA6OIFJH.jpg Ilustrasi Samurai Jepang Wanita (Foto:History Extra)

JAKARTA- Mengenal kisah samurai perempuan Jepang yang gagah perkasa bernama onna-bugeisha menarik dibahas.

Pada abad ke-12 Jepang terkenal memiliki prajurit wanita bernama onna-bugeisha. Mereka sangat kuat dan menakutkan layaknya laki-laki.

Prajurit ini membunuh demi mempertahankan kehormatan mereka dan negaranya

Pasalnya, Onna-bugeisha mendapatkan pelatijan teknik sama dengan prajurit pria. Mereka juga memegang standar dan tugas yang sama seperti samurai pria.

Perbedaan antara keduanya hanyalah senjata. Onna-bugeisha memegang senjata khusus wanita yaitu Naginata. Senjata itu dirancang mudah digunakan wanita yang dominan berperawakan kecil.

Lantas, bagaimana peran onna-bugeisha dalam perang? Kali ini, Okezone mengajak untuk mengenal kisah samurai perempuan Jepang yang gagah perkasa bernama onna-bugeisha.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Jepang memiliki prajurit wanita yang sangat hebat bernama Jingu pada tahun 200M. Jingu merupakan permaisuri kerajaan yang memimpin jalannya pertempuran melawan Korea.

Jingu berani memberontak kepercayaan konvensional yang menganggap wanita berdiri di bawah pria. Wanita tidak hanya berperan sebagai penjaga rumah dan melaksanakan urusan rumah tangga saja. Tetapi, wanita juga dapat bertempur bersama samurai pria lainnya.

Perang Genpei (1180-1185) mengisahkan onna-bugeisha terkuat bernama Tomoe Gozen. Samurai wanita ini membawa kemenangan bagi klan Minamoto selama melawan klan Tiara. Diketahui ibu Tomoe adalah ibu susu bagi jendral Minamoto Yoshinaka.

Kekaisaran menganggkat Tomoe Gozen sebagai saudara perempuan Yoshinaka. Tomoe tumbuh menjadi samurai wanita yang dipercaya untuk memimpin pasukan perang.

Tomoe Gozen terkenal ahli menggunakan katana, pandai memanah, dan berkuda. Saking menakutkannya, semua pasukan tunduk kepada Tomoe dan mempercayai instingnya.

Berdasarkan sejarah, Tomo Gozen lebih dikenal sebagai onna-musha dari pada onna-bugeisha. Sebab keduanya memiliki makna berbeda. Onna-bugeisha cenderung kepada keterampilan defensif untuk melindungi diri. Sedangkan, onna-musha merupakan wanita yang tampil dalam medan perang untuk berperang.

Kisah hidup Tomoe Gozen meredup setelah Pertempuran Awazu tahun 1184. Minamoto Yoshinaka kalah jumlah prajurit ketika berhadapan dengan Minamoto Yoshitsune, sepupunya sendiri.

Yoshinaka dan Tomoe Gozen bersama 300 prajuritnya kelabakan ketika menghadapi 6000 pasukan milik Yoshitsune. Dari 300 orang yang bertahan hanya lima prajurit termasuk Yoshinaka dan Tomoe Gozen.

Yoshinaka menyuruh Tomoe Gozen untuk melarikan diri karena ia tidak ingin mati bersama wanita. Sebelum menghilang, Tomoe Gozen sempat menebas kepada musuh.

Demikian telah mengenal kisah samurai perempuan Jepang yang gagah perkasa bernama onna-bugeisha. Cerita tentang Tomoe Gozen diangkat menjadi sebuah cerita bernama The Tale of the Heike.

 (RIN)

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini