Share

Penyakit Kelamin Melonjak, Prancis Gratiskan Kondom Bagi Siapa Saja yang Berusia di Bawah 25 Tahun Mulai 1 Januari 2023

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 10 Desember 2022 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 10 18 2724532 penyakit-kelamin-melonjak-prancis-gratiskan-kondom-bagi-siapa-saja-yang-berusia-di-bawah-25-tahun-mulai-1-januari-2023-xiPYZoSaZp.jpg Prancis menggratiskan kondom untuk anak berusia di bawah 25 tahun mulai 2023 (Foto: AP)

PARIS - Presiden Emmanuel Macron mengumumkan pada Jumat (9/12/2022) bahwa Prancis akan menggratiskan kondom di apotek untuk siapa pun yang berusia hingga 25 tahun mulai 1 Januari 2023 mendatang.

Langkah itu dilakukan ketika pemerintah mengatakan penyakit menular seksual sedang meningkat di kalangan anak muda, dan karena inflasi yang luar biasa tahun ini sangat memotong anggaran orang-orang termiskin di Prancis.


Anak perempuan dan perempuan berusia 25 tahun ke bawah sudah bisa mendapatkan alat kontrasepsi gratis di Prancis sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bahwa kaum muda dari segala usia dapat mencegah kehamilan yang tidak diinginkan.

Namun, langkah-langkah yang ada tidak berlaku untuk laki-laki, atau secara khusus menangani akses untuk transgender atau orang non-biner.

BACA JUGA: Soal Serangan Rudal Jatuh di Polandia, Presiden Prancis Akui Belum Bisa Tuduh Rusia

Macron mengatakan pada Kamis (8/12/2022) bahwa kondom akan digratiskan di apotek untuk siapa saja yang berusia 18 hingga 25 tahun mulai 1 Januari.

Tetapi setelah seorang presenter TV Prancis dan yang lainnya menantangnya di jejaring sosial pada Jumat (9/12/2022) tentang mengapa tindakan kondom tidak mencakup anak di bawah umur, Presiden pun setuju untuk memperluas program tersebut.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

"Ayo kita lakukan," kata Macron dalam video selfie yang diambilnya dari sela-sela pertemuan puncak di Spanyol, dikutip AP.

"Banyak anak di bawah umur juga berhubungan seks ... Mereka juga perlu melindungi diri mereka sendiri,” cuit Presiden.

Macron, yang merupakan Presiden termuda Prancis ketika pertama kali terpilih pada 2017 pada usia 39 tahun, juga menjanjikan peningkatan upaya untuk mencegah dan menguji HIV dan virus menular seksual lainnya.

Sistem perawatan kesehatan negara bagian Prancis menanggung sebagian biaya KB tetapi tidak semuanya, dan janji dengan dokter untuk pasien berpenghasilan rendah seringkali membutuhkan waktu tunggu yang lama. Aborsi di Prancis tersedia gratis untuk semua orang.

Beberapa negara Eropa lainnya menawarkan kontrasepsi gratis atau bersubsidi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini