JAKARTA - Bharada E atau Richard Eliezer mengatakan, saat dalam perjalanan pulang dari Magelang ke Jakarta, dia tak melihat kondisi Putri Candrawathi tengah sakit. Putri tampak seperti biasa saja.
Menurut Bharada E, kala dalam perjalanan pulang itu, dia hendak ke mobil kedua, tapi dia melihat sudah ada Brigadir J. Alhasil, dia pun kembali ke mobil depan dan meminta izin pada Putri untuk duduk di depan.
"Posisi Putri sakit? Beda pas saudara lihat tanggal 4?," tanya hakim di persidangan, Selasa (13/12/2022).
"Biasa saja Yang Mulia, waktu tanggal 4 memang keliatan lemes, saat itu (dalam perjalanan pulang) tidak seperti tanggal 4," jawab Bharada E.
BACA JUGA: Bharada E Sebut Putri Candrawathi Dengar Sambo saat Sampaikan Skenario Pembunuhan Brigadir J
Menurut Bharada E, dalam perjalanan, mereka pun dikawal oleh Patwal, yang mana di dalam mobil Saddam mengiriminya pesan tentang pemesanan PCR. Dalam perjalanan, Putri sempat menyetel musik dan sempat menangis.
"Ada sempat nyetel musik, sebelum saya tanya (soal PCR), ibu lagi nangis saya urungkan niat saya, saya tanya lagi pas udah ga nangis," tutur Bharada E.
Dia menambahkan, rombongan sempat berhenti di rest area lantaran Ricky hendak ke toilet sebagaimana disampaikan Ricky melalui HT kala itu. Lantas, kala di kawasan Cikampek, Kuat Ma'ruf mengaku mengantuk, dia pun menggantikan posisi Kuat menyetir mobil hingga sampai di rumah Saguling, Pancoran, Jakarta Selatan.
BACA JUGA:Bharada E Jengkel Kuat Maruf Tak Cerita Peristiwa 7 Juli di Magelang
(Awaludin)