Dijelaskan Yanto, jika sajam yang digunakan untuk menusuk korban merupakan senjata yang selalu dibawanya selalu saat berpergian.
"Saya selalu membawa sajam kemana pun saya pergi, usai kejadian saya tidak kemana-mana. Saya ada di rumah salah satu keluarga saya yang tidak jauh dari rumah saya," jelasnya.
(Angkasa Yudhistira)