"Yang ada itu, ceritanya biar saya runut dahulu yah pak, bahwa ada CCTV dalam rumah Duren Tiga ketika olah TKP itu, di cek oleh Puslabfor, tidak ada DVR nya, DVR nya kosong, ngapain dicek kalau begitu, diamankan Pus Inafis," jelasnya.
Dia menjelaskan, saat tahu ada CCTV yang sempat dicek Puslabfor hingga akhirnya diamankan Pus Inafis Polri, dia sempat menghubungi Kombes Agus Nurpatria. Adapun kala itu sejatinya Pus Inafis memang diminta mengecek sidik jari pada CCTV itu mengingat DVR di dalam CCTV itu dalam kondisi kosong.
"Akhirnya minta Pus Inafis tuk cek sidik jarinya, itu dilaporkan oleh Arif sekitar jam 2-an karena saya di Jambi waktu itu. Kemudian saya mengecek ke Pus Inafis, saya tanya ke Kombes Agus siapa Pus Inafis yang kenal, ada Kombes Ari Darmanto, leting saya, dahulu sama-sama tugas di Batam," paparnya.
Hendra lantas meminta anggotanya untuk mengecek benar tidaknya CCTV di dalam bekas rumah Ferdy Sambo itu diamankan Pus Inafis Polri. Saat dicek, ternyata CCTV tersebut memang ada, tapi dalam kondisi kosong DVR.