Saat sunatan itulah, diduga karena lalai, petugas salah memotong kemaluan sehingga mengakibatkan putus bagian kepala kelamin korban. Setelah kejadian itu, khitanan massal pun dihentikan.
Korban sempat dilarikan ke Puskemas, kemudian dirujuk ke RSUD Taluk Kuantan. Pihak RSUD Kuanyan tidak sanggup dan merujuk ke Pekanbaru.
BACA JUGA: Pentingnya Kontrol Pasca-Sunat Menurut Dokter Bedah Syaraf
"Pihak kita tidak sanggup menanganinya. Jadi dia dirujuk ke RSUD Arifin Achmad beserta apanya itu (kepala kemaluan)," imbuhnya.
(Awaludin)