Share

Jenazah Seorang Pria Kulit Hitam Ditemukan di Bagian Bawah Pesawat, Diduga Penumpang Gelap

Susi Susanti, Okezone · Kamis 22 Desember 2022 07:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 22 18 2731918 jenazah-seorang-pria-kulit-hitam-ditemukan-di-bagian-bawah-pesawat-diduga-penumpang-gelap-xUwG7QXQwI.jpg Jenazah pria kulit ditemukan di bagian bawah pesawat (Foto: Bandara Gatwick)

LONDON – Jenazah seorang pria ditemukan di bagian bawah pesawat di Bandara Gatwick. Penerbangan Tui telah melakukan perjalanan dari ibu kota Gambia Banjul ke bandara di West Sussex.

Polisi Sussex mengatakan penemuan itu terjadi di bandara sekitar pukul 04:00 GMT pada 7 Desember lalu.

"Ini adalah berita yang sangat menyedihkan dan kami turut berduka cita untuk keluarga dan teman-teman almarhum,” terang seorang juru bicara Bandara Gatwick, dikutip BBC.

Tui mengatakan tidak akan berkomentar karena insiden itu adalah urusan polisi.

BACA JUGA: Penumpang Gelap Ditemukan Nangkring di Kemudi Kapal Tanker Setelah 11 Hari Perjalanan Laut

Sementara itu, polisi Sussex mengatakan petugas sedang menyelidiki dan laporan akan disiapkan untuk HM Coroner.

BACA JUGA: Ini Syarat Terbaru Naik Pesawat Selama Nataru 2023, Penumpang Tak Wajib PCR dan Antigen

Seorang juru bicara pemerintah Gambia mengatakan pria itu adalah pria kulit hitam tak dikenal.

Perjalanan 2.760 mil (4.444 km) dari Gambia ke Inggris biasanya memakan waktu sekitar enam setengah jam dengan penerbangan langsung.

Seperti diketahui, ada beberapa kasus penumpang gelap yang ditemukan meninggal di Inggris.

Follow Berita Okezone di Google News

Pada 2001, jenazah Mohammed Ayaz, 21, dari Pakistan, ditemukan di tempat parkir cabang Homebase di Richmond, dekat Bandara Heathrow. Empat tahun sebelumnya, penumpang gelap lainnya jatuh dari pesawat ke pabrik gas di dekat toko

Pada 2007, jasad seorang pemuda ditemukan di roda pendaratan pesawat British Airways di Los Angeles.

Pada Agustus 2012, jasad seorang pria ditemukan di ruang bawah pesawat di Heathrow setelah penerbangan dari Cape Town. Bulan berikutnya, Jose Matada, 26, dari Mozambik, ditemukan di sebuah jalan di Mortlake, London Barat. Dia meninggal karena banyak luka setelah jatuh dari pesawat yang berangkat dari Angola.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini