BACA JUGA:Sidang Lanjutan, Kubu Ferdy Sambo-Putri Candrawathi Hadirkan 2 Saksi Ahli
Sebelumnya, Apsifor Reni Kusumowardhani menyebutkan, sebagai orang Sulawesi Selatan, budaya Siri Na Pacce melekat pada Ferdy Sambo. Maka itu, kala kehormatannya terganggu, dia menjadi orang yang tak bisa menguasai emosinya dan tak terkontrol.
"Sebagai orang Sulawesi Selatan yang hidup dalam budaya yang teguh, memegang budaya Siri Na Pacce, ini memang mempengaruhi bagaimana pertimbangan keputusan dan emosi serta kepribadian dari bapak FS," kata Reni.
"Jadi, ada mudah self esteemnya atau harga dirinya terganggu apabila dia kehormatannya itu terganggu, seperti itu. Kemudian, dapat menjadi orang yang dikuasai emosi, tidak terkontrol, tidak dapat berpikir panjang terhadap tindakan yang dilakukan," paparnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.