Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Waspada! Tiga Titik di Bandung Raya Ini Rawan Kecelakaan saat Libur Nataru

Agung Bakti Sarasa , Jurnalis-Sabtu, 24 Desember 2022 |15:58 WIB
Waspada! Tiga Titik di Bandung Raya Ini Rawan Kecelakaan saat Libur Nataru
Foto: MNC Portal
A
A
A

BANDUNG - Arus lalu lintas di kawasan Bandung Raya saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 diprediksi akan meningkat.

Kota Bandung sendiri diprediksi akan dikunjungi 1,18 juta orang di momen libur natal dan tahun baru (Nataru) kali ini.

 (Baca juga: 4 Kasus Menghebohkan di Bandung Selama 2022, Bocah SD Ditusuk hingga Bom Bunuh Diri)

Hal tersebut tentunya akan berdampak pada meningkatnya volume lalu lintas sehingga kepadatan arus lalu lintas pun diprediksi tak bisa dihindari.

Karena itu, para pengguna jalan diminta untuk mewaspadai jalur black spot atau titik rawan kecelakaan.

Di kawasan Bandung Raya, terdapat sejumlah titik rawan kecelakaan yang perlu diwaspadai saat libur Nataru.

Nah, berikut ini sejumlah titik di Bandung Raya rawan kecelakaan saat Nataru, dirangkum dari berbagai sumber:

1. Bandung Barat

Di Kabupaten Bandung Barat, ada sejumlah titik rawan kecelakaan saat libur Nataru. Kawasan tersebut adalah Ruas Jalan Tol Cipularang KM 100-110, Jalur Cikalongwetan, dan Jalur Cipatat hingga Padalarang.

"Di Ruas Jalan Tol Cipularang rawan kecelakaan karena menjadi titik lelah pengemudi, kemudian kontur jalannya turunan dan tanjakan," kata Kanit Laka Lantas Polres Cimahi Ipda Bayu Subekti.

"Di Cikalong, khususnya belokan Panglejar itu rawan kecelakaan. Biasanya pengendara memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, ditambah banyak truk besar. Kita imbau untuk hati-hati," kata Bayu.

"Walaupun sekarang sudah ada pelebaran jalannya (Jalur Cipatat hingga Padalarang), tapi pengemudi tetap harus waspada ekstra. Jalurnya di sana cukup berbahaya," tambahnya.

2. Lembang

Berdasarkan pemetaan, setidaknya ada empat ruas jalan yang rawan menimbulkan kecelakaan lalu lintas di kawasan Lembang. Yakni jalan raya Tangkuban Parahu, jalan depan Mako Brimob Yon B Cikole, ruas jalan sekitar Desa Cibogo dan tikungan sekitar Desa Gudangkahuripan selepas Farmhouse.

“Pertama di turunan daripada sektor 16 yang Jalan Raya Tangkuban Parahu. Kalau dari Subang menuju Lembang sebelum gerbang Orchid (Forest) perlu diperhatikan jalur tersebut,” ungkap Kanit Lantas Polsek Lembang AKP Asep Ratman.

“Di turunan Cibogo, itu rawan kecelakaan juga. Tapi memang rata-rata jalan di Lembang ini rawan kecelakaan karena konturnya yang menanjak dan menurun curam,” jelasnya.

“Kalau setelah hujan lebih bahaya lagi, jadi jangan terlalu memacu kendaraan terlalu cepat. Kalau malam diminta lebih hati-hati karena minim penerangan jalan,” tandasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement