JAKARTA - Ratusan umat Kristen protestan menjalankan misa Natal 2022 di Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel DKI Jakarta, Minggu (25/12/2022).
Para jamaah terlihat khusyuk beribadah di Gereja yang dibangun pada 1834 ini. Ibadah Natal dipimpin oleh Pendeta Abraham Ruben Persang. Dari luar gereja aparat gabungan dan ormas berjaga mengamankan jalannya ibadah.
Ketua Majelis Jamaat GPIB Immanuel DKI Jakarta, Pendeta Abraham Ruben Persang mengatakan Natal kali ini yang pertama dengan kapasitas 100 persen jamaat sejak dua tahun Pandemi Covid-19.
"Sesuai dengan makna natal kita membawa damai dan sukacita kepada umat jangan terjebak pada euforia terus menjadi lupa," ucapnya.
Baca juga: Hadiri Perayaan Natal di Gereja Katedral, Jokowi: Mari Pererat Tali Persaudaraan
Selain itu, natal juga dimaknai dengan bentuk nyata yakni dengan membagikan sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kata Abraham, Natal kali ini dilakukan dengan sederhana tanpa adanya perayaan yang berlebihan. Mengingat, Indonesia baru saja lepas dari Pandemi Covid-19.
Baca juga: Dari H-7 sampai H-1 Natal, 289 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Via Tol
Terlihat pula ada pohon natal di Gereja tersebut. Satu pohon natal berada di luar. Satunya lagi terdapat di dalam Gereja.
Menurut Abraham, pohon natal yang terdapat di luar gereja hanya sebagai hiasan. Sementara yang terdapat di dalam dikhususkan untuk beribadah. Di mana, pohon natal diperuntukkan bagi jemaat yang ingin menggantungkan catatan.
Kata Abraham, catatan yang digantung bertuliskan berbagai hal. Rata-rata soal harapan. "Misalnya diberikan kesempatan karena kehilangan keluarga waktu pandemi atau diberikan pertolongan untuk pekerjaan atau studi. Intinya saya perhatikan dari orang yang kesini tuh mereka harap untuk sesuatu yang baik," jelasnya.
"Ada juga doa untuk presiden untuk masyarakat, intinya lewat Tulisan itu mereka punya doa terbaik untuk masyarakat," tambah Abraham.
Salah satu jemaat gereja Kurniawan mengaku sangat senang dirinya beserta keluarganya bisa beribadah secara langsung. Berbeda dengan tahun lalu, ibadah natal dilakukan secara daring.
"Harapan ke depan natal yang membawa damai dan suka cita mulai memberikan semangat yang baru di dalam kita menciptakan kehidupan yang lebih sehat," ujar jemaat asal Manado ini.
Hal senada diungkapkan oleh jemaat lainnya, Elytha Bonivasia. Dia mentuturkan natal tahun ini spesial. Sebab, dirinya dan keluarganya bisa beribadah tanpa harus mendaftar dahulu. Berbeda dengan tahun lalu, dikarenakan ibadah natal dibatasi maka dia harus mendaftar dulu sehingga tidak kebagian.
"Karena benar-benar Terbatas, jadi sekarang sudah bisa beribadah secara langsung itu sudah senang sekali. Semoga situasi bisa lebih baik ke depan kita bisa ibadah seperti biasa," pungkas jemaat asal Surabaya ini.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.