Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gempa M7,9 di Maluku, Sejumlah Rumah Warga Roboh!

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 10 Januari 2023 |06:32 WIB
Gempa M7,9 di Maluku, Sejumlah Rumah Warga Roboh!
Rumah warga roboh akibat gempa di Maluku Tenggara Barat (Foto: Dok BNPB)
A
A
A

JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,9 mengguncang wilayah Maluku Tenggara Barat, Maluku pada Selasa (10/1/2023) pukul 00.47 WIB

BMKG memutakhirkan gempa tersebut menjadi M7,5. Akibat gempa tersebut, dari laporan yang diterima BNPB, ada sejumlah bangunan rumah warga rusak, bahkan roboh akibat gempa.

"BNPB menerima laporan visual kerusakan rumah dan bangunan masyarakat akibat gempa di Maluku Barat Daya ," ujar Plt. Kapusdatinkom BNPB Abdul Muhari.

BACA JUGA:Suasana Pelabuhan Yos Sudarso saat Gempa M7,5 Terjadi di Maluku, Warga Lari Berhamburan 

Sebelumnya, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, berdasarkan analisis BMKG, gempa bumi yang terjadi di wilayah Pantai Utara Maluku Barat Daya merupakan gempa bumi tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan Magnitudo M7,5. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,37° LS - 130,23° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 136 Km arah Barat Laut Maluku Tenggara Barat, Maluku pada kedalaman 130 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi Laut Banda," katanya melalui keterangan tertulis.

BACA JUGA:Peringatan Dini Tsunami Pascagempa M7,9 Maluku Dinyatakan Berakhir! 

Daryono menambahkan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ).

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement