Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kertanagara Raja yang Antarkan Singasari ke Puncak Kejayaan Namun Suka Mabuk Miras

Avirista Midaada , Jurnalis-Sabtu, 14 Januari 2023 |06:46 WIB
Kertanagara Raja yang Antarkan Singasari ke Puncak Kejayaan Namun Suka Mabuk Miras
Ilustrasi (Foto: Istimewa/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sosok Raja Singasari satu ini memang terkenal dengan kontroversinya. Pasalnya selama memerintah di era Singasari, Kertanagara raja Singasari yang mengantarkan kejayaan kerajaan juga kerap dikenal memecat pejabat istana. Beberapa pejabat yang berseberangan dengannya langsung ia pecat dan diganti dengan sosok lainnya.

Pada buku "Hitam Putih Ken Arok dari Kejayaan hingga Keruntuhan" tulisan Muhammad Syamsuddin, Kertanagara bahkan mengganti jabatan rakryan patih pada sosok Mpu Raganata. Saat itu Mpu Raganata yang sebelumnya menjadi rakryan patih diturunkan jabatannya menjadi ramadhayaksa karena ada perbedaan dengan sang raja. Orang - orang yang ditunjuk sebagai penggantinya adalah para pejabat yang dikenal sangat penurut.

Pengganti Mpu Raganata misalnya diisi oleh Kebo Anengah dan Panji Angragani. Sedangkan Arya Wiraraja yang terkenal sosok pembangkang akhirnya dimutasi jabatannya sebagai rakryan demung oleh Kertanagara. Arya Wiraraja dimutasi menjadi Bupati Sumenep, kelak Arya Wiraraja inilah yang akhirnya juga membantu Raden Wijaya untuk menumbangkan kekuasan Jayakatwang dari Kediri dan membangun Kerajaan Majapahit.

Baca juga: Legenda Keris Empu Gandring dan Kutukan Tumbal Nyawa 7 Turunan Ken Arok

Bongkar pasang pejabat inilah yang menyebabkan banyak ketidakpuasan dari pejabat istana dan rakyat Singasari. Di antara yang merasa kecewa dengan perombakan tersebut adalah Kalana Bhayangkara. Akibat ketidakpuasannya, Bhayangkara pun melakukan pemberontakan pada tahun 1270. Dimana di dalam naskah Negarakretagama, Bhayangkara yang disebut sebagai Cayaraja, melakukan pemberontakan, tapi berhasil ditumpas oleh Raja Kertanegara.

Baca juga: Keris Terkutuk Empu Gandring, Minta Tumbal 7 Keturunan Ken Arok

Di Negarakertagama disebutkan pula terdapat pemberontakan Mahisa Rangkah pada tahun 1280. Mahisa Rangkah sendiri adalah pejabat Kerajaan Singasari yang begitu dibenci oleh rakyat Singasari. Kedua pemberontakan ini berhasil diredam oleh Raja Kertanegara.

Kontroversi lainnya dari sosok Kertanegara yakni ia suka minum - minuman keras (miras) mabuk - mabukan, yang konon menjadi bagian dari ritual agama yang diyakininya. Konon di masa Kertanegara terjadi penyatuan antara agama Hindu aliran Syiwa dengan agama Buddha aliran Tantrayana.

Kertanegara pun lebih popular disebut sebagai sosok Bhatara Siwa Buda. Dikisahkan dalam naskah Negarakertagama Kertanagara telah menguasai semua ajaran agama Hindu dan Buddha. Hal itu pula yang menyebabkan nama Kertanegara disebutkan dalam naskah - naskah kidung sebagai manusia dan raja yang bebas dari segala dosa.

Hasilnya Kertanagara sering kali melakukan hal - hal yang dalam sudut pandang agama dikenal sebagai menyimpang. Bahkan Kertanegara konon kerap kali minum minuman keras yang dikenal sebagai salah satu ritual agamanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement