Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketua KPK: Lukas Enembe Adalah Contoh Pejabat Publik yang Ugal-ugalan

Achmad Al Fiqri , Jurnalis-Sabtu, 14 Januari 2023 |16:54 WIB
Ketua KPK: Lukas Enembe Adalah Contoh Pejabat Publik yang Ugal-ugalan
A
A
A

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyebut Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe, merupakan contoh pejabat publik yang ugal-ugalan. Ia menyatakan segala tindakan yang tak displin sebagai penyelenggara negara harus diseret ke ranah hukum.

"Tersangka, LE (Lukas Enembe), adalah contoh bahwa tindakan pejabat publik yang ugal-ugalan mengatasnamakan apapun, bertindak tidak disiplin sebagai penyelenggara negara, tetaplah dia harus dibawa ke ranah hukum," kata Firli dalam keterangannya yang diterima Sabtu (14/1/2023).

Bagi Firli, penanganan kasus Lukas merupakan sangat bermakna untuk pemberantasan korupsi di Tanah Air. Ia merasa, kehadiran KPK di bumi Cendrawasih merupakan bukti negara hadir untuk tegakan keadilan di Papua.

"Peristiwa ini mengirimkan pesan dan kabar kepada seluruh birokrasi negara untuk jangan bermain-main dengan hukum dan dengan tindakan atau kelakuan koruptif," tutur Firli.

Firlu pun mengklaim, pihaknya telah mendapat dukungan untuk mengusut kasus Lukas Enembe dari tokoh masyarakat Papua. Salah satunya, dari tokoh adat Kabupaten Tolikara, Esap Bogum.

Firli berkata, Esap mengirimkan pesan dukungan melalui lini masa. Adapun pesan tersebut mengucapkan terima kasih kepada KPK telah mengusut kasus Lukas. L

"Pendeta Joop Suebu, Ketua Persekutuan Gereja-gereja Jayapura, menyampaikan dukungannya sebagai berikut, 'menghimbau agar aparat penegak hukum KPK RI, Kejaksaan Agung RI, dan Kepolisian agar dapat menegakan hukum di tanah Papua, dapat menindak tegas para pejabat yang tersangkut dan terindikasi kasus korupsi ditanah Papua. Sebab korupsi dapat menyengsarakan seluruh masyarakat dan ummat Tuhan," tutur Firli.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement