JAKARTA - Pintu air atau pos pantau Sunter Hulu berstatus siaga 2. Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta pun meminta warga yang berada di bantaran sungai untuk berhati-hati.
Hal itu disampaikan oleh petugas BPBD DKI Jakarta lewat akun resmi Twitter @BPBDJakarta. Dalam info Disaster Early Warning System (DEWS), menyebutkan pos pantau sunter hulu siaga 2 pada Jumat, (13/1/2023) pukul 20.00 WIB.
"Menginformasikan bahwa pada pukul 20.00 WIB ketinggian pos pantau Sunter hulu 220 centimeter mendung , dalam siaga status 2," kata petugas BPBD dalam unggahan di Twitter.
Petugas pun meminta kepada warga yang berada di bantara sungai untuk berhati-hati terhadap bahaya potensi banjir.
Baca juga: Atasi Banjir dan Longsor, Lahan Kritis Bakal Dipulihkan
"Himbauan kepada seluruh warga bantaran sungai agar waspada dan berhati-hati terhadap bahaya banjir," tambah petugas.
BPBD DKI Jakarta dalam juga mengunggah 21 daerah aliran sungai yang berpotensi banjir.
Baca juga: Banjir Bandang, Empat Jembatan Rusak di Kupang
"Antisipasi kurang lebih 4 jam ke depan air akan sampai di PA Pulau Gadung," kata BPBDDKI dalam akunTwitternya.
Berikut daerah yang dialiri sungai :
- Bambu Apus
- Cilangkap
- Pondok Ranggon
- Setu
- Lubang Buaya
- Pondok Bambu
- Pondok Kelapa
- Cipinang
- Cipinang Melayu
- Cipinang Muara
- Duren Sawit
- Jatinegara Kaum
- Kayu Putih
- Pulo Gadung
- Sumur Batu
- Kelapa Gading Barat
- Kelapa Gading Timur
- Kebon Bayang
- Rawa Badak Selatan
- Rawa Badak Utara
-Sungai Bambu
Dalam upaya antisipasi, BPBD DKI dalam telah melakukan penyebaran informasi melalui media sosial, DEWS dan pemberitahuan kepada camat dan lurah.
"Dalam keadaan darurat hubungi call center siaga 112," tulis BPBD DKI dalam unggahannya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.