JAKARTA - Masyarakat Betawi memiliki banyak tokoh yang berperan sejak perjuangan kemerdekaan Indonesia hingga kehidupan berbangsa saat ini. Kiprah putra Betawi tersebar di berbagai bidang, seperti pemerintahan, agama, sosial, pendidikan, politik, kepolisian, hingga militer. Di bidang militer, sejumlah putra Betawi berhasil mencapai pangkat jenderal.
Berikut beberapa putra Betawi yang sukses jadi jenderal.
BACA JUGA: 3 Jenderal TNI yang Punya Pengalaman di Papua, Nomor Satu Prabowo
1. Muhammad Sanif
Letnan Jenderal (Purn) TNI Muhammad Sanif adalah putra Betawi yang pernah bertempur melawan penjajah. Pria yang akrab di sapa Babe Sani ini lahir di Kramat, Jakarta Pusat pada 16 Agustus 1928, dari keluarga pejuang di masa revolusi. Sosok Babe Sani dikenal sebagai seorang pemberani. Ia bahkan memiliki keterampilan maen pukulan atau silat khas Betawi.
Karier Muhammad Sanif di militer terbilang sukses, dengan pangkat terakhir adalah jenderal bintang 3. Beberapa posisi strategis yang pernah ia jabat adalah Asisten Operasi Panglima ABRI (1981-1983), Panglima Kodam II/Bukit Barisan (1980-1981), dan Panglima Kodam XII/Tanjungpura tahun (1979–1980).
BACA JUGA: Daftar Jenderal Bintang 4 TNI yang Pernah Menjabat Panglima Kostrad
2. Nachrowi Ramli
Salah satu putra Betawi yang mengabdi di militer lalu menjadi politikus adalah Mayor Jenderal (Purn) TNI Nachrowi Ramli. Nachrowi lahir pada 12 Juli 1951 di kawasan Kramat Sentiong, Jakarta Pusat. Lulusan Akabri 1973 ini berkecimpung di bidang intelijen, terutama bidang telik sandi. Ia pernah didapuk sebagai Kepala Lembaga Sandi Negara Republik Indonesia untuk periode 2002–2008.
Selepas pensiun dari militer pada 2008, Nachrowi aktif di dunia politik. Ia bahkan pernah menjadi cawagub DKI Jakarta bersama petahana Fauzi Bowo pada pemilihan kepala daerah 2012. Namun, pasangan Nachrowi Ramli-Fauzi Bowo kalah dari pasangan Joko Widodo-Basuki T Purnama.