Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Apa Itu Fenomena Super New Moon, Pemicu Banjir Rob dan Gelombang Tinggi?

Rina Anggraeni , Jurnalis-Selasa, 17 Januari 2023 |09:35 WIB
Apa Itu Fenomena Super New Moon, Pemicu Banjir Rob dan Gelombang Tinggi?
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

Bulan baru Januari akan terjadi pada hari Sabtu (21 Januari), berdasarkan data US Naval Observatory. Sehari kemudian, akan ada konjungsi Venus dan Saturnus di dekat bulan yang terlihat dengan mata telanjang.

Menariknya Super New Moon atau proses gerhana bulan ini akan membawa volume air laut dan bahkan akan mengirim gelombang besar.

Selama bulan baru, baik bulan maupun matahari menarik dari sisi yang sama, menyebabkan kisaran pasang surut yang lebih besar. Ini terjadi setiap 29 hari, sekali per orbit bulan, tetapi akan sedikit berbeda. Itu lebih dekat daripada bulan baru lainnya di tahun ini tepatnya 357.175 km dari Bumi. Itu membuatnya menjadi gerhana bulan.

Sebelumnya, Sejumlah daerah di kawasan pesisir Indonesia berpotensi dilanda banjir rob setelah adanya fenomena super new moon.

“Adanya fenomena Super New Moon atau fase Bulan Baru yang bersamaan dengan Perigee (Jarak terdekat bulan ke bumi) pada tanggal 21 Januari 2023 berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum,” ungkap Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement