JAKARTA – Berkat prestasinya yang gemilang, nama Caesar Hendrik Meo Tnunay atau akrab disapa Nono menjadi buah bibir masyarakat.
Di usianya yang menginjak tujuh tahun, dia berhasil meraih juara satu di kompetisi matematika tingkat dunia, International Abacus World Competition, Abacus Brain 2022.
BACA JUGA: Viral Anak SD Jenius dari NTT, Sabet Juara Satu Kompetisi Matematika Dunia, Kalahkan 7 Ribu Peserta
Nono lahir di Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 2 April 2015.
BACA JUGA: Nono Bocah Jenius Juara Dunia Matematika Anak Seorang Petani, Begini Cara Ayahnya Mendidik
Dia merupakan putra bungsu dari pasangan Raflim Meo Tnunai dan Nuryati Seran.
Ayahnya hanya bekerja serabutan, seperti menjadi kuli atau tukang bangunan. Sementara ibunya adalah seorang guru kontrak.
Sedari kecil, Nono dikenal sebagai sosok bocah yang aktif. Walaupun dia suka bermain bersama temannya, dia tidak meninggalkan kewajibannya untuk terus belajar.
"Dia sejak kecil itu sangat aktif, suka lari sana-sini, bermain dengan teman-teman," kata Nuryati.