"Tapi ini sungguh fantastis dan kita risau semua pihak kebakaran jenggot," katanya.
Amanullah pun mengungkapkan beberapa faktor terjadinya pernikahan dini. Diantaranya karena adat budaya, pola asuh, ekonomi, pendidikan, agama yang parsial serta pemahaman agama yang kurang tuntas di masyarakat dan akses informasi digital.
"Kalau saya maping akibat dari akses informasi digital ini menyebabkan tingginya angka fiskal karena kehamilan. Pertama karena kesadaran keberagaman, jadi ilmu tentang agama ini halal haram mana yang harus dimaluin ini tidak ada, yang kedua kontrol orang tua kepada anak-anak kita, yang ketiga sosial permisif," ungkapnya.
(Khafid Mardiyansyah)