Share

Sempat Miring Diterjang Angin Kencang, Rumah Tua Milik Kakek 77 Tahun Roboh

Erfan Erlin, iNews · Selasa 24 Januari 2023 05:04 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 24 510 2751657 sempat-miring-diterjang-angin-kencang-rumah-tua-milik-kakek-77-tahun-roboh-7Sf5RVRjIa.jpg Rumah tua milik kakek berusia 77 tahun roboh (Foto : Istimewa)

GUNUNGKIDUL - Sebanyak dua rumah milik warga di Gerjo RT 15/ RW 04 Kelurahan Grogol Kapanewon, Paliyan, Gunungkidul, roboh akibat 'dimakan usia'. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun warga yang tinggal di tempat tersebut diminta untuk mengungsi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Purwono mengatakan Senin 23 Janauri 2023, malam, pihaknya menerima laporan adanya dua rumah milik seorang kakek bernama Sumijan (77) yang berada di Dusun Gerjo RT 15/ RW 04 roboh. Robohnya dua rumah tersebut terjadi dua kali.

"Jadi robohnya itu di siang hari dan malam hari," kata Purwono.

Peristiwa pertama terjadi pada Senin siang pukul 10.00 WIB kemudian kejadian susulan pada pukul 19:00 WIB. Kebetulan pemilik rumah hendak membetulkan rumah keduanya yang terkena reruntuhan rumah pertama sendirian. Namun, justru membuat rumah kedua roboh.

Purwono mengatakan saat kejadian pertama, pemilik rumah beserta anggota keluarganya berada di ladang, kecuali mertua korban atas nama Muginem. Beruntung saat kejadian, mertua korban tengah berada di luar rumah.

"Saat itu mertua korban mendengar ada suara gemuruh," terang dia.

Setelah dicek, ternyata diketahui rumah utama yaitu rumah limasan roboh dan mengenai rumah kedua yaitu rumah kampung. Menurut keterangan warga sebelum kejadian pada rumah tersebut sudah miring karena angin kencang yang terjadi pada pekan lalu.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Berdasarkan hasil Koordinasi RT, RW, Dukuh, Lurah, Selasa (24/1/2023) pagi, akan dilaksanakan kerja bakti bersama warga dengan jumlah kurang lebih 60 orang, prioritas kerja bakti fokus pada pembersihan. Untuk proses pendirian bangunan menunggu koordinasi berikutnya setelah dilakukan kerja bakti pembersihan.

"Nanti akan ada proposal pengajuan dari desa,"terang dia.

Saat ini penghuni rumah beserta 4 anggota keluarganya sementara mengungsi ke rumah anaknya. Tidak ada korban jiwa/luka- luka dalam peristiwa tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini