Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengenal HAARP, Proyek "Senjata" AS yang Dituding Sebabkan Gempa Turki-Suriah

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 11 Februari 2023 |07:17 WIB
Mengenal HAARP, Proyek
Gempa Turki. (Reuters)
A
A
A

 

JAKARTA Gempa dengan magnitudo 7,8 mengguncang wilayah Turki dan Suriah pada Senin Februari 2023. Korban jiwa akibat gempa tersebut mencapai lebih dari 19 ribu orang di kedua negara.

Gempa dahsyat itu diyakini disebabkan fenomena geologis dan pergerakan lempeng bumi. Meski begitu, ada pula teori yang mengaitkan gempa dengan proyek pemerintah Amerika Serikat (AS).

Para penganut teori konspirasi garis keras banyak mengaitkan bencana yang terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk gempa di Turki dan Suriah, dengan High-frequency Active Auroral Research Program (HAARP) yang dijalankan AS.

Melansir Daily Pakistan, HAARP atau dalam Program Penelitian Auroral Aktif Frekuensi Tinggi, merupakan proyek AS yang mempelajari atmosfer bagian atas dengan menggunakan pemancar radio berbasis di Alaska.

Situsweb HAARP menyebutkan, proyek tersebut mempelajari sifat dan perilaku ionosfer, yang membentang kira-kira 50 mil hingga 400 mil di atas permukaan bumi, tepat di tepi ruang angkasa. Bersamaan dengan atmosfer atas yang netral, ionosfer membentuk batas antara atmosfer bawah Bumi dan ruang hampa udara.

Meskipun proyek ini tak pernah menanggapi klaim gempa, mereka pernah membahas teori manipulasi cuaca.

“Klaim dalam artikel Gaia tentang kemampuan HAARP untuk menyebabkan bencana alam atau mengendalikan perilaku manusia adalah salah,” kata Ddirektur Lembaga Geofisika di University of Alaska Fairbanks, Robert McCoy.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement