Bahkan, kata Wahyu, hubungan Brigadir J dengan Putri Candrawathi saat itu baik. Hal itu didasari atas keterangan adik Brigadir J, Mahareza Putra saat bersaksi di dalam persidangan beberapa waktu lalu.
"Berdasarkan keterangan saksi Mahareza pada tanggal 4 Juli 2022 menerima text WA dari Putri yang kirimkan foto korban sedang setrika baju anak-anak terdakwa saat sebelum kembali masuk ke Asrama Taruna Nusantara, Magelang. Dan di tulis 'Mau digaji berapa abangmu yang baik ini, yang sangat perhatian pada anak-anak saya'. Saksi menerangkan bahwa Putri sangat terkesan baik dengan sikap almarhum Yosua," ucap Wahyu.
Dari pertimbangan fakta itu, Wahyu berkata, hubungan Putri Candrawathi dan Brigadir J masih terjalin baik hingga sebelum Kuat melihat Brigadir J di lantai dua rumah Magelang, Jawa Tengah.
"Menimbang bahwa sebagaimana yang dijelaskan di atas, dapat diartikan, ada perbuatan dari korban Yosua yang membuat Putri Candtawathi sakit hati, sehingga Putri menbuat pesan atas perintah yang seoalah-olah korban Yosua yelah melakukan pelecehan seksual atau perkosaan atau lebih dari itu kepadanya," tutur Wahyu.
Dan hal tersebut, kata Wahyu, membuat Putri melapor ke Ferdy Sambo setibanya di rumah Saguling, Jakarta Selatan, 8 Juli 2022.
"Menimbang bahwa, padahal mulai dari awal seharusnya telah disadari oleh Putri Candrawathi selama persidangan berlangsung tidak diperoleh fakta yang ungkapkan telah tejadi penganiayaan, kekerasan seksual, atau perbuatan oidana lain yang dilakukan korban terhadap Putri Candrawathi," tandasnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.