"Lalu sehari sebelum pengumuman, Budi Sutomo nelpon bilang anak saya lulus dan diminta bayar sumbangan. Kalau tidak bayar, anak saya akan dianulir," kata dia.
Karena itu, dia langsung mengupayakan uang sejumlah Rp250 juta sesuai permintaan Budi Sutomo lantaran takut kelulusan sang anak dianulir.
"Saya serahkan Rp 250 juta langsung secara tunai di ruang kerja pak Budi. Uang itu saya kumpulkan dari pensiunan istri," ungkap dia.
(Widi Agustian)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.