Panel penyelidik memiliki waktu hingga akhir Februari untuk menyerahkan laporan akhirnya.
Awal bulan ini, panel mengatakan analisis perekam suara kokpit dan perekam data penerbangan menunjukkan baling-baling kedua mesin menjadi "feather in the base leg of descending.".
Pakar penerbangan K.B. Limbu kemudian mengatakan bahwa baling-baling yang menjadi “feather” atau “bulu” berarti "tidak ada daya dorong" di mesin, atau tidak menghasilkan tenaga apa pun.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.