Share

Kisah 2 Narapidana yang Jatuh Cinta Saat Dipenjara Seumur Hidup, Berkirim 400 Surat Hingga Akhirnya Menikah

Nadilla Syabriya, Okezone · Senin 20 Februari 2023 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2023 02 20 18 2768174 kisah-2-narapidana-yang-jatuh-cinta-saat-dipenjara-seumur-hidup-berkirim-400-surat-hingga-akhirnya-menikah-96CNhEtmhz.jpg Anburaj dan Revathi jatuh cinta saat menjalani hukuman penjara seumur hidup. (Foto: Courtesy of Anburaj)

NEW DELHI - Kisah cinta antara Revathi dan Anburaj memang berbeda seperti pada umumnya. Benih-benih cinta itu tumbuh saat keduanya sama-sama menjalani masa hukuman seumur hidup di penjara India.

Lebih dari satu dekade yang lalu, pasangan ini telah mengirim hampir 400 surat selama bertahun-tahun. Mereka pun tak membayangkan akan melanjutkan ke jenjang yang lebih serius, yaitu menikah.

"Kami benar-benar jatuh cinta karena surat. Saya ingat bagaimana teman sekamar saya menggoda saya setiap kali ada surat masuk," ucap Revathi seperti dilansir Al Jazeera.

Jauh sebelum kisah cinta mereka dimulai, Anburaj terjerat kasus perampokan di Hutan Veerappan, India saat dia berusia 20 tahun, yang membuatnya ditangkap dan dijebloskan ke penjara.

Sementara Revathi dipenjara sejak usia 16 tahun karena membunuh majikan yang telah menjualnya. Karena menolak diperdagangkan, Revathi kecil melawan dan berakhir dengan penikaman hingga mucikarinya tewas.

Keduanya bertemu pertama kali dalam sebuah pelatihan lokakarya yang diadakan di sebuah penjara pria. Kala itu, Revathi tidak bisa membaur karena tidak bisa berbahasa Kannada, yang digunakan orang lokal. Beruntungnya, ia bertemu dengan Anburaj, yang berasal dari negara bagian asal Revathi Tamil Nadu dan fasih berbahasa Tamil.

“Suatu hari, saya diminta membuat sesuatu dari tanah liat sebagai bagian dari lokakarya teater kami di penjara pria. Saya memilih untuk membentuk patung seorang ibu. Kehilangan ibu saya di usia muda, itu adalah gambaran pertama yang muncul di benak saya,” kata Revathi sebagaimana dilansir Al Jazeera.

Follow Berita Okezone di Google News

Dia diliputi oleh emosi dan Anburaj, yang merupakan asisten direktur untuk prakarsa teater penjara, membantunya menyelesaikan patung itu. Persahabatan berkembang di antara keduanya.

“Kami hanya berbicara beberapa kata secara pribadi tetapi dia menulis kepada saya secara menyeluruh. Kata-katanya selalu baik dan menenangkan,” Revathi tersenyum.

Sejak saat itu mereka saling jatuh cinta dan memutuskan untuk menikah saat menjalani masa pembebasan bersyarat. Hal ini diperoleh karena keduanya berperilaku baik selama masa tahanan.

Empat tahun kemudian, saat Anburaj pergi tampil di festival teater Bengaluru, Revathi melahirkan anak pertama mereka saat di penjara bayi perempuan kecil yang prematur.

“Begitu saya memeluknya, saya merasakan kegembiraan dan harapan yang luar biasa. Ada juga rasa tanggung jawab besar di pundak saya. Itu bukan tentang memanjakannya atau memberinya kekayaan atau pendidikan. Saya hanya ingin memberi gadis kecil itu lingkungan terbaik untuk membiarkannya terbang dan membiarkannya, ” katanya.

Enam bulan setelah melahirkan, dan setelah 14 tahun di penjara, Revathi dibebaskan karena berperilaku baik. Sedangkan, Anburaj dibebaskan setahun kemudian, setelah menghabiskan dua dekade di penjara.

Pasangan itu pindah untuk tinggal bersama orang tua Anburaj di Kazhuthapali, India.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini