JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) menyebut optimalisasi pengelolan zakat dan wakaf, sejatinya membantu pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Hal ini diutarakannya saat Rakornas Zakat 2023 yang digelar Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama. Rakornas ini untuk menguatkan kolaborasi dan sinergi program kemaslahatan keagamaan umat diantaranya zakat dan wakaf.
(Baca juga: Kutuk Pembakaran dan Penyobekan Alquran di Swedia, Menag: Itu Jelas Teror!)
“Literasi zakat menjadi kunci dalam pengelolaan zakat nasional. Perluas jejaring peningkatan literasi zakat ke seluruh PTKIN, pesantren, madrasah hingga BUMN,”ujar Gus Yaqut, Senin (20/2/2023).
“Pegelolaan zakat juga harus terintegrasi dengan tujuan nasional sebab tujuan akhir dalam pengelolaan zakat itu adalah kesejahteraan umat,”tutupnya.
Direktur Jenderal Bimas Islam, Kamaruddin Amin, menambahkan, konsolidasi kelembagaan serta konsolidasi program harus memiliki kolaborasi dan sinergi yang produktif, untuk mencapai optimalisasi zakat bagi kesejahteraan umat.
“Pertama, kolaborasi sekaligus sinergitas antara pemerintah dalam hal ini Kemenag dengan Baznas dan lembaga amil zakat (LAZ), harus semakin kental agar terjadi peningkatan kualitas pengelolaan zakat,” kata Kamaruddin Amin.