Kepala Advokasi dan Komunikasi di Program Pangan Dunia (WFP) yang berkantor di Nairobi, Brenda Kariuki, mengatakan kepada VOA bahwa kebutuhan di seluruh wilayah Afrika Timur, termasuk Somalia dan Ethiopia, sangat besar.
“Kami membutuhkan sekitar USD6,5 miliar pada 2023 saja untuk memberi makan orang-orang yang membutuhkan. WFP bertujuan menjangkau 45 juta orang. Itu tugas yang signifikan, dan kami tidak dapat melakukannya sendiri. Jadi kami berharap pada donor dan mitra kami untuk benar-benar meningkatkan dan memastikan tidak ada orang yang tidur tanpa makan,” ungkapnya.
Kariuki mengatakan kunjungan pejabat tinggi ke daerah krisis terpencil ini dapat membuat perbedaan besar.
“Kehadiran Ibu Negara Amerika di kawasan ini, terutama saat kita mengalami krisis kerawanan pangan, merupakan momen penting. Saya kira ia memberi perhatian pada tantangan yang dihadapi negara ini. Yaitu dengan bantuan makanan dan memasitkan orang-orang tidak sekarat dan tidur dalam keadaan lapar setiap malam. Ia juga membawa perhatian warga pada dunia,” ungkapnya.
Duta Besar Amerika Untuk Kenya Meg Whitman mengatakan negara itu membutuhkan lebih dari sekadar perbaikan jangka panjang.
“Saya hanya akan menggarisbawahi apa yang dikatakan Dr. Jill Biden bahwa setiap orang perlu membantu sebaik mungkin. Karena ini akan berlanjut di masa depan,” ujarnya.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.