Per hari, kata Dia, pihaknya menangani sebanyak kurang lebih 60 warga korban banjir yang mulai mengeluhkan penyakit. Bahkan sebagian balita mulai terserang penyakit diare dan sebagainya.
"Kebanyak keluhannya gatal-gatal demam batuk flu muntah diare juga ada, cuma yang paling banyak gatel karena sering kena air, kalo yang kena diare ada sekitar dua hari kebelakang ini tiga sampai lima orang lah terutama anak-anak," jelasnya.
Sementara, di tenda posko kesehatan lokasi banjir itu, pihaknya juga menyiapkan buat-obatan seperti demam, flu, mual, salep. Karena masih banyak warga yang berdatangan untuk bertobat.
"Kalo posko di liat dari kondisi sekarang sudah mulai surut, kemungkinan sekitar tiga hari ke depan kali ya. Karena kan dampak paska banjir nya ini masih banyak," ungkapnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.