JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto tak memungkiri ada upaya pihak tertentu yang ingin menunda Pemilu 2024. Salah satu yang disorot soal putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.
Di mana, dalam putusan PN Jakpus mengabulkan gugatan Partai Prima yang pada intinya memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk menunda tahapan Pemilu hingga 2025.
Menurut Prabowo, putusan yang dikeluarkan PN Jakpus tak masuk akal. Bahkan, dalam pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh di kediamannya di Hambalang, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Prabowo mengaku juga bertanya mengenai pendapatnya.
"Soal penundaan, saya kira banyak komentar ya, banyak tokoh, Menko Polhukam kalau tak salah sudah memberi satu tanggapan, dan itu kan pengadilan negeri di atasnya masih ada Pengadilan Tinggi dan sebagainya," kata Prabowo, Minggu (5/3/2023).
"Dan saya kira sangat kurang arif atau tidak masuk akal kalau ditunda-tunda terus. Gimana pak (Surya Paloh)?" imbuhnya.
Dikatakan Prabowo, Surya Paloh malah tertawa mendapat pertanyaan itu, yang juga membuat Prabowo juga tertawa. Kemudian, Prabowo mengatakan, "ya namanya juga usaha,"