"Kalo pola angin arah dari barat, dalam lintasan perjalanannya itu banyak melewati lintasan perairan laut, sehingga massa uap air yang dibawa akan banyak,” ujar Budi Harsoyo dalam Program SPECIAL DIALOGUE Okezone yang bertemakan Cuaca Ekstrem dan Rawan Bencana, Bagaimana Menyikapinya?.
Namun, menurut Budi, hanya Pemerintah DKI Jakarta dan Jawa Barat yang menyatakan status siaga darurat bencana saat ramalan itu datang, dan meminta tim modifikasi cuaca untuk mengurangi potensi dampak dari cuaca ekstrem tersebut.
"Pemerintah Jawa Barat bersurat ke BNPB dan dari BNPB bersurat ke kita, dan berkoordinasi dengan BMKG dan TNI AU untuk pelaksanaannya. Alhamdulillah saat itu DKI Jakarta dan Jabar tidak kejadian (bencana) pada akhirnya, padahal potesi cuaca saat itu sangat ekstrem, untuk seluruh pulau Jawa," katanya.
Oleh karenanya, tim modifikasi cuaca hanya melakukan tugas di sebagian DKI Jakarta dan Jawa Barat. "Tapi kami belakangan diminta juga ke Jawa Tengah dan keseluruhan pulau Jawa," katanya.
Untuk itu, Budi Harsoyo pun menyadari pentingnya edukasi untuk masyarakat agar tidak terjadi mispersepsi informasi. Apalagi, ini berkaitan dengan bencana yang bisa merugikan banyak pihak.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.