Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KKB Kembali Berulah, Wapres Tegaskan Penegakan Hukum di Papua Gunakan Strategi Defensif Aktif

Binti Mufarida , Jurnalis-Jum'at, 24 Maret 2023 |15:22 WIB
KKB Kembali Berulah, Wapres Tegaskan Penegakan Hukum di Papua Gunakan Strategi Defensif Aktif
A
A
A

JAKARTA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) masih terus berulah wilayah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Terakhir, KKB melakukan penembakan kepada tukang ojek di Distrik Ilaga Kabupaten Puncak, pada 22 Maret 2023 lalu.

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin pun turut merespon serangkaian gangguan keamanan dilakukan KKB yang masih terus terjadi di Papua. Diantaranya, mulai penyanderaan pilot Susi Air, penembakan pesawat Trigana Air pada 11 Maret. Kemudian, adanya pembakaran satu sekolah di distrik Deikai pada Minggu 12 Maret yang menjadikan dinas pendidikan Kabupaten Yahukimo terpaksa meliburkan sekolah.

Wapres menegaskan penegakan hukum atas serangkaian gangguan keamanan yang dilakukan oleh KKB di Papua menggunakan strategi defensif aktif. “Penegakan hukumnya akan lebih kita sebut sebagai (strategi) defensif aktif, kita memang defensif tidak menyerang tetapi harus aktif ya, aktif itu artinya tidak boleh membiarkan itu terjadi,” tegasnya dikutip dari keterangan resminya, Jumat (24/3/2023).

Wapres pun menegaskan pengamanan di Papua tidak akan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Mengingat, saat ini kondisi keamanan di Papua khususnya pegunungan masih sangat fluktuatif akibat ulah KKB.

“Papua, itu kita sudah sebenarnya kan (pengamanan) Papua ini kita yang penting itu kan melindungi masyarakat dan tidak apa namanya itu melakukan hal-hal yang bisa dianggap ya kita itu melanggar HAM. Nah itu itu selama ini yang dilakukan,” tegas Wapres.

Oleh karena itu, Wapres mengatakan pemerintah mengupayakan agar Papua kondusif dengan pencegahan, penegakan hukum sehingga tidak ada lagi ketakutan bagi masyarakat setempat. Harapannya, tidak ada lagi daerah rawan di Papua.

“Sifatnya lebih pada pencegahan, penegakan hukum karena itu kita memang kita mulai ingin melakukan suatu, itu jangan ada daerah yang rawan di sana itu, harus diamankan semuanya ya, jangan ada masyarakat yang meninggalkan ya tempat karena ketakutan, jadi jangan itu harus ada perlindungan,” kata Wapres.

“Penindakan terhadap mereka yang melakukan perbuatan yang merusak atau membuat apa namanya itu membuat rakyat ketakutan,” tandasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement