Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bentuk Tim Gabungan, Kapolda Maluku Perintahkan Tangkap Pemerkosa di Banda Neira

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Jum'at, 24 Maret 2023 |14:35 WIB
Bentuk Tim Gabungan, Kapolda Maluku Perintahkan Tangkap Pemerkosa di Banda Neira
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

AMBON - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol Lotharia Latif membentuk tim gabungan untuk membantu Polsek Banda menangkap satu tersangka pemerkosaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Tersangka yang masuk daftar pencarian orang (DPO) bernama Mohamad Rumagia alias Amat. Pria 30 tahun itu diduga telah memerkosa NI, seorang ibu rumah tangga hingga meninggal dunia di Rumah Sakit Banda.

"Kami sudah membentuk tim gabungan dari Polda Maluku untuk membantu Polsek Banda mengejar satu tersangka perkosaan yang menyebabkan korban meninggal dunia," kata Kapolda, dilansir Antara, Jumat (24/3/2023).

Peristiwa kekerasan seksual tersebut terjadi di rumah korban di Banda Neira pada Senin 20 Maret 2023 sore. Korban yang mengalami pendarahan hebat pada alat vitalnya kemudian meninggal dunia pada malam hari pukul 23.00 WIT.

Kapolda berharap tersangka bisa segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya sesuai dengan perbuatan yang telah dilakukan.

"Apabila tersangka ditangkap saya sudah perintahkan penyidik untuk menjerat pasal berlapis kepada yang bersangkutan,” katanya.

Menurutnya, pelaku harus dikenai hukuman yang seberat-beratnya karena perbuatannya sangat sadis karena berdampak pada ketenangan, ketertiban, dan kedamaian di Banda Neira.

“Pelaku harus dihukum seberat-beratnya karena sangat sadis, meresahkan, mengganggu ketenangan, ketertiban, dan kedamaian di Banda Neira," ucapnya.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement