Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pencurian Informasi Skala Besar, 8 Juta Nomor SIM dan Paspor Dicuri

Susi Susanti , Jurnalis-Senin, 27 Maret 2023 |10:22 WIB
Pencurian Informasi Skala Besar, 8 Juta Nomor SIM dan Paspor Dicuri
Sekitar 8 juta nomor SIM dan paspor dicuri di Australia hingga Selandia Baru (Foto: AFP)
A
A
A

AUSTRALIA - Perusahaan pembayaran digital dan pinjaman Latitude Holdings mengatakan pada Senin (27/3/2023) bahwa 7,9 juta nomor Surat Izin Mengemudi (SIM) di Australia dan Selandia Baru dicuri dalam pencurian informasi skala besar pada 16 Maret lalu.

Selain nomor SIM yang dicuri, perusahaan fintech Australia juga mengidentifikasi sekitar 53.000 nomor paspor dicuri, dan kurang dari 100 pelanggan memiliki laporan keuangan bulanan yang dicuri.

Perusahaan yang berbasis di Melbourne mengatakan 6,1 juta catatan yang berasal dari setidaknya tahun 2005 juga dicuri. Perusahaan menambahkan bahwa pelanggan yang memilih untuk mengganti dokumen ID mereka yang dicuri akan diganti.

"Kami sedang memperbaiki platform yang terkena dampak serangan itu dan telah menerapkan pemantauan keamanan tambahan saat kami kembali beroperasi dalam beberapa hari mendatang," kata CEO Ahmed Fahour dalam sebuah pernyataan, dikutip CNN.

Saham Latitude turun 2,5% menjadi 1,18 dolar Australia, dengan saham turun sekitar 2,1% sejak perusahaan melaporkan kejadian tersebut pada 16 Maret.

“Setiap kali investor mendengar tentang 'pelanggaran data', mereka cenderung menganggap yang terburuk … tampaknya sebagian besar malapetaka dan kesuraman telah diperhitungkan dalam dua minggu lalu ketika berita tentang serangan siber pertama kali tersiar,” kata Matt Simpson, analis pasar senior di City Indeks.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement