"Kami minta Dinas Perhubungan segera menertibkan, selama pengelola tersebut adalah pengelola yang betul yang sesuai, tentunya kita juga mengizinkan untuk dilaksanakan. Tetapi dengan catatan tertentu, pertama tarifnya harus sesuai. Namanya parkir orang itu kan menyimpan kendaraannya diamankan ditata. Tapi kalau orang duduk-duduk ya jangan diberikan retribusi parkir," pintanya.
Jangan sampai masyarakat beranggapan kawasan Stadion Pakansari berbayar. Persoalan parkir ini harus segera diselesaikan agar tidak menimbulkan polemik.
"Keluhan masyarakat ini bukan masyarakat memarkir motornya lalu turun dari motor diberikan karcis parkir, tidak. Yang dikeluhkan masyarakat ini, masyarakat lagi mampir, turun dari motor, lagi duduk diberikan karcis disuruh bayar. Kan harus dibedakan antara parkir dan jalan berbayar. Namanya parkir itu orang berhenti nitip motornya orangnya pergi. Kalau ini kan, seakan-akan kok kita lewat Pakansari seperti berbayar. Tentunya ini harus menjadi perhatian khusus Dinas Perhubungan supaya tidak jadi polemik segera mengambil langkah," tutupnya.
Sebelumnya, beredar video di media sosial warga yang mengeluhkan keberadaan parkir di sekitaran Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor. Bukan tanpa sebab, warga itu diminta membayar parkir Rp 5 ribu meski hanya duduk masih di dekat motornya.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @infokabupatenbogor. Dalam video terdengar seorang wanita sambil memegang karcis parkir di pinggir jalan sekitar Stadion Pakansari malam hari.