LONDON - Seorang kolonel polisi Arab Saudi yang membelot setelah terang-terangan mengkritik Kerajaan dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengaku khawatir nyawanya terancam setelah ada hadiah yang ditawarkan di Twitter untuk informasi mengenai keberadaannya.
Rabih Alenezi,(44), mengatakan kepada Middle East Eye (MEE) bahwa dia menghubungi Polisi Metropolitan London pada Minggu, (26/3/2023) setelah akun terverifikasi yang mengaku milik influencer media sosial di Jeddah menawarkan hadiah 10.000 riyal Saudi (sekira Rp40 juta) untuk menemukan keberadaan mantan perwira itu.
"Sepuluh ribu riyal Saudi akan diberikan kepada siapa pun yang menemukan lokasi orang ini," tulis postingan itu dalam bahasa Arab, sebagaimana dilansir MEE. "Pencarian sedang dilakukan."
Pengikut akun itu kemudian memberikan tanggapan dan menambahkan hadiah 1.000 riyal (sekira Rp4 juta) dan menyarankan lingkungan di London tempat dia bisa berlindung. Seseorang berkata bahwa jika mereka dapat menemukannya, mereka akan dipuji atas apa yang akan mereka lakukan padanya.