Inggris menyebut pasukan Rusia dalam korps tersebut sudah mendapat pelatihan tempur di Belarus. Kendati demikian, pasukan Rusia dari Korps Angkatan Darat Ke-3 masih menunjukkan efektivitas tempur yang terbatas.
“Kerugian Resimen Tank Ke-10 kemungkinan besar disebabkan oleh serangan frontal yang cacat secara taktis,” tulis Kementerian Pertahanan Rusia.
BACA JUGA:
“Serupa dengan serangan lapis baja Rusia yang gagal baru-baru ini, seperti di sekitar Kota Vuhledar,” sambung Kementerian Pertahanan Inggris.
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.