Keinginan kembali sekolah itu, kata Iin sudah dikomunikasikan kepada lembaga terkait, khususnya dinas pendidikan. Pihaknya akan menjembatani mencarikan sekolah yang nyaman dan aman dari aksi bullying.
“Menjembatani mendapatkan sekolah terbaik agar tidak mendapat bullying,” ungkap Iin. Sementara untuk bayi yang dilahirkan, rencananya akan dibawa ke panti asuhan.
Sebab, korban yang masih berusia anak-anak secara mental dan fisik belum siap menjadi ibu yang merawat anak.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.