Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Asal Usul Masyarakat Osing di Banyuwangi Usai Penaklukan Blambangan Oleh Sultan Agung

Avirista Midaada , Jurnalis-Selasa, 04 April 2023 |05:09 WIB
Asal Usul Masyarakat Osing di Banyuwangi Usai Penaklukan Blambangan Oleh Sultan Agung
Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kerajaan Mataram Islam di bawah pimpinan Sultan Agung berhasil menguasai Blambangan yang ada di ujung timur Pulau Jawa. Wilayah yang berbatasan dengan Pulau Bali ini ditaklukkan pasukan Mataram di bawah pimpinan Pangeran Silarong. 

Konon serangan Mataram itu memunculkan kesan buruk di mata penduduk Blambangan yang sekarang diwarisi oleh masyarakat Osing. Penduduk Blambangan kala itu memilih meninggalkan kota dan mengungsi demi menghindari pertempuran dahsyat pasukan Mataram dengan pasukan Blambangan dibantu pasukan Bali.

Pada "Tuah Bumi Mataram : Dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II", dari Peri Mardiyono dijelaskan, sebelum muncul sebagai kerajaan berdaulat, Blambangan termasuk wilayah taklukan Bali. Kerajaan Mengwi pernah menguasai wilayah ini. Namun usaha penaklukan Kesultanan Mataram terhadap Blambangan tidaklah berhasil.

Itulah yang menyebabkan mengapa kawasan Blambangan yang kini disebut Banyuwangi pada umumnya, tidak pernah masuk ke dalam budaya Jawa. Alhasil kawasan tersebut hingga kini memiliki ragam bahasa yang cukup berbeda dengan bahasa Jawa yang baku. Pengaruh Bali juga tampak pada berbagai bentuk kesenian tari yang berasal dari wilayah Blambangan.

Blambangan dalam konteks sekarang masuk ke dalam wilayah Banyuwangi, di daerah ini ada satu etnis yang dikenal dengan etnis Osing. Meski bahasanya mirip Jawa, namun orang-orang Osing menolak disebut sebagai etnis Jawa.

Bahkan dalam beberapa hal tertentu, etnis Osing cenderung resisten terhadap Jawa. Hal ini terkait dengan serangan Mataram terhadap Blambangan. Serangan Mataram terhadap Blambangan meninggalkan kesan buruk di mata penduduk Blambangan yang sekarang diwarisi oleh masyarakat Osing.

Menurut Babad Tanah Jawi, serangan Sultan Agung ke Blambangan berhasil meraih kemenangan, sehingga Blambangan menjadi wilayah yang berada di bawah kekuasaan Mataram. Dikisahkan bahwa ketika hendak melakukan ekspansi ke Blambangan, Sultan Agung menunjuk Pangeran Silarong untuk memimpin penyerangan itu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement